Wisata

Sejarah Loloan Bugis Melayu dan Bukti Lontar Arya Pancoran

 Sabtu, 21 Mei 2022, 19:40 WITA

beritabali/ist/Sejarah Loloan Bugis Melayu dan Bukti Lontar Arya Pancoran.

IKUTI BERITAJEMBRANA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritajembrana.com, Melaya. 

Sejarah awal mula dari Loloan Timur dan Loloan Barat di Jembrana berawal dari dibukanya pelabuhan atau yang lebih dikenal dengan nama Bandar Pancoran oleh Daeng Nachoda tahun 1669 Masehi, atas seizin Raja Jembrana I Gusti Arya Pancoran IV. 

Di sekitar Bandar Pancoran terbentuklah komunitas masyarakat yang dinamakan Kampung Pancoran. Pada tahun 1675 di timur Sungai Ijogading mulai terbentuk Kampung Timur Sungai dan Banjar Mertasari.

Penulis sejarah Bugis Loloan Eka Sabara mengatakan, setelah masuknya rombongan Eskuadron keturunan Sultan Pontianak yang bernama Syarif Abdullah bin Yahya Al Qadri yang lebih dikenal dengan nama Syarif Tue Loloan, pada tahun 1798 Masehi, maka atas seizin Raja I Gusti Agung Arya Putu Seloka (Raja Jembrana dari dinasti Mengwi, Syarif Abdullah bin Yahya Al Qadry diberikan hak mendiami tanah seluas 80 Hektar di kanan dan kiri sungai Ijogading. 


Halaman :