News

Jembrana Objek Studi Tiru Kabupaten Biak

 Selasa, 14 Juni 2022, 20:00 WITA

beritabali/ist/Jembrana Objek Studi Tiru Kabupaten Biak.

IKUTI BERITAJEMBRANA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritajembrana.com, Jembrana. 

Sekda Kabupaten Jembrana I Made Budiasa sambut hangat kunjungan kerja (kunja) Pemkab Biak Numfor Provinsi Papua, rombongan Pemkab Biak Numfor dipimpin langsung Asisten Mahasunu terkait studi tiru tentang sistem desa adat dan pemilihan perbekel, pengelolaan ikan kaleng dan juga bagimana cara pengelolaan pariwisata di kabupaten Jembrana.



Asisten pemerintahan dan kesra kabupaten Biak Numfor bersama jajaran diterima di Gedung Auditorium, Selasa (14/6/2022).

Dalam kunjungannya Asisten pemerintah dan kesra kabupaten Biak Numfor Mahasunu didampingi Rombongan  Staf Ahli 1, Simon Rumaropen dan Staf Ahli 2, I Putu Wiadnyana, Pejabat eselon 3 serta 121 Kepala Kampung (Kepala Desa).   

Sementara itu, mendampingi Sekda Made Budiasa, turut hadir Staf Ahli Bupati,Kepala OPD terkait dan Camat Jembrana. 

Sekda kabupaten Jembrana I Made Budiasa mengatakan, sungguh merupakan suatu kehormatan bagi Kabupaten Jembrana yang telah menjadi daerah pilihan tujuan kunjungan studi tiru.

Melalui kunjungan itu, diharapkan sinergi informasi kedua daerah , khususnya terkait pemilihan perbekel, mekanisme desa adat  serta pengelolaan potensi kelautan dan pariwisata di kabupaten Jembrana.

“Kami berharap melalui kunjungan ini, kita dapat mempererat tali silaturahmi dan saling bertukar pikiran sebagai program pembangunan,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa Kunjungan dari kabupaten Biak Numfor mengajak para kepala kampung (Desa) se-Kabupaten Biak Numfor guna melihat dan menyaksikan bagaimana cara pelaksanaan e-voting yang telah dilaksanakan di Jembrana.  

Jembrana selama ini dikenal sebagai daerah yang pernah menerapkan e-votting dalam pemilihan kepala kewilayahan.

“Ini menjadi salah satu objek studi banding mereka, termasuk juga masalah desa wisata pengelolaan manajemen desa wisata dan juga pengembangan ikan (IKM) dan bagaimana pengelolaan desa adat karena ada suku,adat dan budaya yang sangat luar biasa disana  bagaimana mengelola desa adat ini sehingga nantinya bisa dikembangkan di Kabupaten Biak Numfor.   

“Beliau juga mendengar bagaimana Jembrana itu sudah terkenal di negara kita (Indonesia) beliau juga ingin menyaksikan secara langsung karena kita sebagai pelopor pelaksanaan e-voting ini jadinya beliau ingin melihat lebih jelas dan lebih dekat. Harapannya apa yang sudah menjadi hal-hal baik kita dari sini bisa dikembangkan didaerahnya,” paparnya.


Halaman :