Informasi

Gerakan Budidaya Pemangkasan Jaga Kualitas Kakao Jembrana

 Jumat, 20 Mei 2022, 22:05 WITA

beritabali/ist/Gerakan Budidaya Pemangkasan Jaga Kualitas Kakao Jembrana.

IKUTI BERITAJEMBRANA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritajembrana.com, Jembrana. 

Komoditas kakao Jembrana salah satu komuditas unggulan yang memiliki prospek ekonomi yang baik dengan harga pasar yang stabil. 



Keunikan Kakao Jembrana terletak pada aroma khas produk fermentasi biji kakao, bila dibandingkan dengan kawasan lainnya di Indonesia.

Guna memantapkan kualitas kakao Jembrana, dilakukan Gerakan Budidaya Pemangkasan Kakao Bersama yang disinergikan dengan Pengembangan Kawasan Kakao Lestari (Si Pekak Lari) sebagai daerah Destinasi Agrowisata di Jembrana .

Kegiatan itu dihadir langsung Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Khrisna,ST.,M.T didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan I Wayan Sutama, SP., M.Si. bertempat di pada di Banjar Sekarkejula, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jumat ( 20/5/2022). 

Gerakan Budidaya Pemangkasan Kakao Bersama dalam rangka pemantapan Sinergi Pengembangan Kawasan Kakao Lestari (Si Pekak Lari) sebagai daerah Destinasi Agrowisata.

Kegiatan yang  diinisiasi Dinas Pertanian dan Pangan juga bertujuan  memberi pengetahuan dalam optimalisasi pengelolaan usaha tani serta pengendalian hama dan penyakit untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk kakao.

Para petani kakao Jembrana juga mendapat pandampingan dari Dokter Kakao agar dapat memenuhi standar pasar internasional.

Di Jembrana ada 15 orang dari tim Dokter Kakao yang setiap bulan bekerja mendampingi petani di masing-masing Kecamatan mewujudkan good aplikator praktis dalam penataan dan pemeliharaan kebun.

Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna ( Ipat ) berharap melalui gerakan pemangkasan kakao bersama ini dapat menjaga mutu kakao Jembrana yang sudah dikenal baik. 

"Jembrana memang dikenal dengan komoditas kakao yang unggul, tentunya juga harus didukung oleh cara pemeliharaan kakao yang baik. Melalui pendampingan oleh   Dokter Kakao agar mampu  memberikan pengetahuan perawatannya sehingga memberikan hasil yang jauh lebih baik," tutur Wabup Ipat.

Ipat berharap dengan kakao yang dirawat pasti akan ada hasil produksi yang lebih baik. 

"Kalau hasil sudah meningkat akan memberikan semangat bagi para petani, sehingga kakao yang selama ini produksinya masih terbatas, dengan pendampingan ini akan menjadi lebih baik dari segi kualitas dan kuantitasnya," tandasnya.


Halaman :