search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
image
Jumat, 29 Maret 2024, 00:00 WITA Follow

BERITAJEMBRANA.COM, MELAYA.

Kecelakaan lalu lintas atau lakalantas kembali terjadi di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kamis (28/03/2024). Peristiwa ini melanda seorang karyawan BUMN di Jembrana, I Komang Artika Gunawan (39) asal Desa Ekasari, Kecamatan Melaya.

Nahasnya, korban meninggal di lokasi setelah menabrak truk bermuatan keramik. Ia mengalami benturan cukup serius saat berkendara di jalur tersebut. Kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WITA di kilometer 107-108 wilayah Banjar Puseh, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya.

Komang Artika, yang mengendarai sepeda motor DK 4051 ZP dari arah timur ke barat (arah Denpasar menuju Gilimanuk), mendahului truk Fuso di depan SDN 1 Tuwed. Namun, pada saat bersamaan, truk muatan keramik AE 9727 SH yang dikemudikan Rudi Sasmito (39) datang dari arah berlawanan.

Karena jarak yang begitu dekat, kecelakaan tak terhindarkan. Komang Artika menabrak bagian depan samping kanan truk tersebut dan diduga mengalami luka cukup serius dan meninggal dunia di TKP.

"Pengendara meninggal dunia di TKP. Sudah dievakuasi dan kemudian petugas Laka melakukan olah TKP," kata Kapolsek Melaya, Kompol I Komang Muliyadi saat dikonfirmasi pada Kamis 28 Maret 2024.

Kapolsek menambahkan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh jarak yang terlalu dekat antara sepeda motor dan truk yang terlibat dalam lakalantas. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp5 Juta.

Editor: Robby Patria

Reporter: Jimmy